Facebook yang merupakan perusahaan media sosial raksasa kembali lagi di landa masalah lain akibat ulah pegawainya sendiri. Di karenakan yaitu sebuah memo yang di tulis oleh petinggi Facebook pada tahun 2016 silam bocor dan tersebar luas di internet.

Andrew Bosworth, Vice President Facebook yang merupakan penulis dari memo tersebut ternyata menjelaskan fungsi inti perusahaan adalah menghubungka orang-orang, meskipun dengan berbagai cara dan berkonsekuensi tidak baik, dan mengakibatkan para pengguna Facebook menjadi geram.

Baca Juga  Mau Jadi Seorang Hacker? Kamu Harus Pelajari 10 Hal Berikut Ini!

“Itu kenapa semua pekerjaan yang kita lakukan demi pertumbuhan perusahaan dibenarkan. Semua praktik impor kontak. Semua untuk membantu orang tetap dapat dicari oleh temannya. Semua pekerjaan yang kami lakukan untuk membawa lebih banyak komunikasi. Pekerjaan yang mungkin akan kami lakukan di China suatu saat nanti,” tulis Bosworth di memo tersebut.

Di Lansir dari laman The Verge, saat di konfirmasi, Bosworth mengatakan dalam sebuah posting di Twitter bahwa dia tidak setuju telah meminta karyawan Facebook untuk melakukan hal tersebut. Dia berdalih, hal tersebut hanya digunakan untuk membangkitkan diskusi seputar pertumbuhan perusahaan.

“Kami menyadari bahwa menghubungkan orang tidak cukup dengan sendirinya. Kami juga perlu bekerja untuk mendekatkan orang-orang,” kata Zuckerberg.

Bocornya memo ini bisa dikatakan berada di saat yang sangat tepat. Pasalnya, dalam beberapa minggu terakhir, Facebook tengah sibuk mengahdapi masalah terkait bocornya puluhan juta data pribadi penggunanya.

Sumber: techno.okezone.com